Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Sri Mulyani Kejar Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III-IV 2020

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 22 Juni 2020 | 14:16 WIB
Sri Mulyani Kejar Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III-IV 2020
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kemenkeu.go.id)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku akan bergerak cepat pada kuartal III dan IV 2020 dalam mengejar target pertumbuhan ekonomi tahun 2020 sebesar 1 persen.

Pasalnya kata dia, sepanjang kuartal II yang lalu ekonomi Indonesia babak belur dihajar dampak merebaknya virus corona atau Covid-19.

Hal tersebut dikatakan Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama dengan Komisi XI DPR RI terkait asumsi dasar dalam kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM PPKF) tahun anggaran 2021, guna menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2021.

"Sekarang fokus dari pemerintah adalah mengejar agar kuartal III dan IV ekonominya bisa kembali pulih dari situasi kontraksi dari kuartal II," kata Sri Mulyani.

Dirinya bercerita bahwa situasi ekonomi pada bulan April dan Mei sangat tertekan sekali akibat virus yang berasal dari China tersebut. Dimana hampir semua indikator penggerak ekonomi mengalami kontraksi yang cukup dalam.

"Kami juga berharap kondisi di bulan April Mei yang sangat menekan dalam itu merupakan kondisi yang terburuk, sehingga Juni dan Juli kita sudah bisa melihat adanya sedikit perbaikan dan momentumnya bisa dijaga di kuartal III dan IV," harap Sri Mulyani.

Maka dari itu dirinya sangat berharap roda ekonomi bisa berputar lebih cepat di sisa waktu 2020, agar target ekonomi yang dipatok sebesar 1 persen tersebut bisa dicapai oleh pemerintah.

"Ini lah yang sekarang menjadi fokus pemerintah dalam menggunakan instrumen kebijakannya dan tentunya Pak Gubernur (Bank Indonesia) akan terus mengawal agar momentum pemulihan di kuartal III dan IV bisa terealisasi dengan beban baik di APBN maupun moneter tetap terjaga secara bersama," pungkasnya.

Sebelumnya pemerintah kembali merevisi target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020, dimana dirinya menurunkan batas atas dari 2,3 persen menjadi 1 persen saja.

Itu berarti pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun ini akan tumbuh paling tinggi hanya sampai 1 persen saja, akibat tekanan virus corona atau Covid-19 terhadap perekonomian nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Curhat Sulitnya Buat RAPBN 2021 ke DPR

Sri Mulyani Curhat Sulitnya Buat RAPBN 2021 ke DPR

Bisnis | Senin, 22 Juni 2020 | 12:43 WIB

Dampak Pandemi Covid-19, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Alami Perlemahan

Dampak Pandemi Covid-19, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Alami Perlemahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2020 | 20:56 WIB

Bank Dunia Puji RI, Fadli Zon: Karena Sesuai Harapan Mereka, Bukan Rakyat

Bank Dunia Puji RI, Fadli Zon: Karena Sesuai Harapan Mereka, Bukan Rakyat

News | Minggu, 21 Juni 2020 | 15:38 WIB

Terkini

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB

DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce

DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 18:58 WIB

Dapat Rating BBB dari S&P, Purbaya Diperingatkan Rasio Bunga Utang Pemerintah

Dapat Rating BBB dari S&P, Purbaya Diperingatkan Rasio Bunga Utang Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 18:39 WIB